Oleh: jalaludinweb | 10 November 2008

BEBERAPA CARA PENGAJUAN PROPOSAL KREDIT / PINJAM KE BANK

PROPOSAL KREDIT/PINJAM SEDERHANA

logobank

Intinya yang perlu disampaikan untuk proposal sederhana adalah sebagai berikut :


1. Tanggal pengajuan kredit.

2. Perihal surat

3. Surat ditujukan kepada Kepala Cabang

5. Dalam pembukaan surat disampaikan tentang jenis usahanya dibidang apa dan usaha telah berlangsung berapa lama.

6. Permohonan pembiayaan untuk membiayai apa. Modal kerja, Investasi atau konsumtif.

7. Tujuan dari kredit nantinya bagaimana. Maksudnya dengan ada kredit kita bisa meningkatkan target penjualan berapa besar (prosentasi / dlm angka), keuntungungan ditargetkan bisa mencapai berapa, atau adanya penambahan asset yang bisa meningkatkan kinerja usaha, atau dll.

8. Sebutkan besarnya dana yang dimohon dan jangan lupa sebutkan modal sendiri ada berapa sehingga bank hanya akan memberikan kekurangannya. Biasanya bank hanya memberi maksimal 80% dari project cost, 20% adalah dari modal kita sendiri. Ilustrasinya adalah katakanlah untuk pemenuhan SPK pengadaan komputer dari PT. A, kita memerlukan dana sebesar 100 juta, maka yang bisa dimohonkan kepada Bank maksimal hanya 80 juta, sisanya adalah dari dana kita sendiri.

10. Sampaikan skim kredit yang sesuai dengan pola usaha kita yang akan dibiayai bank. Bila usaha mendapatkan penghasilan tetap perbulan maka skim installment dapat digunakan, bila usahanya berupa proyek finance maka lebih baik gunakan skim modal kerja dengan sistim bagi hasil atau mengangsur pokok dan bunganya ketika proyek sudah selesai. Ada baiknya diskusikan dengan petugas bank, skim apa yang tepat, apakah perlu grace period dll. Ingat konsekuensi salah skim kredit, implikasinya kepada beban bunga dan lack liquidity yang harus ditanggung.

11. Penutup. Sampaikan bahwa kita siap disurvey oleh Tim survey Bank.

Melihat paparan saya diatas mungkin tidak terlalu sulit untuk membuat surat pengajuan kredit kebank. Wong cuma satu lembar saja dan lagian anda nantinya akan diwawancari oleh petugas bank. Tapi perlu juga diketahui, semakin banyak informasi yang diterima petugas bank dan mereka paham bisnis anda maka semakin cepat juga persetujuan akan diberikan. Untuk syarat-syarat kredit dibank, tentunya standar namun agar lebih jelas anda bisa dapatkan melalui website bank tersebut, atau brochure bank atau malah lebih baik telephone langsung ke Customer Service dan Petugas Banknya. Sederhana kan? (**)

SOLUSI LAIN :

1. kalau anda wiraswasta :
– rekening koran
– neraca rugi laba
– agunan yang akan di gunakan bisa sertifikat tanah dan bangunan atau bpkb
– rekening tabungan 3 bulan terakhir
– keterangan domisili dari kelurahan.
– siup npwp
– ada juga yang minta rekening telepon n listrik (tergantung kebijakan bank

2. kalau pegawai.
– rekening 3 bulan terakhir
– slip gaji.
– surat keterangan pajak penghasilan
– referensi dari perusahaan.
setahu saya yang paling ringan bunganya BRI dan BNI

(***)

YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PENGAJUAN KREDIT / PINJAMAN

  1. Pembuatan proposal harus sesuai dengan kondisi di lapangan, tidak buat-buat karena pihak bank juga pastinya melakukan cek ke lapangan. warbis dapat membantu UKM membuat proposal tersebut yang terdiri dari latar belakang perusahaan berdiri, pengalaman perusahaan dalam usahanya, target market, bahan baku dan cara mendapatkannya, omset perbulannya yang diakumulasikan pertahun, dan mencantumkan laporan keuangan. warung layanan bisnis (Warbis) tidak menjamin semua proposal yang diajukan disetujui pihak bank, karena tergantung kenyataan di lapangan.
  2. UKM ketika akan mengajukan pendanaan ke bank harus melihat kemampuan dan manfaat dana yang diajukan sesuai dengan usahanya, jangan sampai jumlah pengajuan pendanaan melebihi omset yang bisa di capai. jangan sampai memaksakan diri terhadap ajuan pendanaan yang di lakukan ke bank karena akan menyulitkan diri sendiri.
  3. Penuhi persyaratan bank sesuai prosedurnya. Bila memenuhin syarat sesuai permintaan bank pasti bank akan menyetujui . kalau sesuai penilaian bank juga akan memberikan proses yang berbelit-belit UKM juga serius terhadap pengajuan pendanaannya.
  4. Bila ingin mengajukan kredit ke bank lain meskipun sudah memiliki kredit dari sebuah bank diperbolehkan, selama UKm itu punya jaminan lain yang bisa dijaminkan. Biasanya untuk tanah dan bangunan nilai jaminannya 60-80% . misalnya sebuah rumah nilainya Rp.200 juta, sebesar 80%-nya bisa disetujui bank.sedangkan tanah kosong sebesar 60%-nya. kendaraan roda empat biasanya juga ditanyakan bank sebagai tambahan agunan.
  5. Selain UKM itu bankble sesuai penilaian bank, feasibel sesuai persyaratan bank, juga perluh credible atau bisa dipercaya bank. itu modal utama bagi UMKM. suatu saat bila UKM itu tidak credible pihak bank juga akan tahu, bila UKM itu tidak jujur, misalnya mengaku tidak memiliki pinjaman di bank lain. pihak bank juga akan tahu setelah melakukan cek. Bank juga akan memberikan sanksi dan menjatuhkan black list bila ada UKM yang memberikan informasi yang kurang tepat. Jadi UKM sebaiknya perluh menjaga Kredibilitas.

PROPOSAL PENGAJUAN KREDIT KOPERASI

Banyak kalangan pengusaha KUKM ingin mengajukan pinjaman ke bank tapi bingung bagaimana membuat proposal kredit yang bankable? Atau mungkin Anda sering membuat proposal, tetapi masih ragu apakah proposal yang disusun sudah visible dan bankable? Kemampuan untuk menyusun proposal kredit akan memberi banyak manfaat dalam usaha Anda. Karena pihak lain tidak mungkin langsung menerima permohonan pinjaman Anda tanpa mempelajari proposal Anda. Proposal merupakan komplemen dalam mengajukan kredit ke bank. Proposal juga urgen untuk menarik perhatian pihak bank, karena proposal mendeskripsikan usaha Anda viable prospektif atau tidak.


Keuntungan yang akan Anda peroleh jika Anda mampu menyusun proposal adalah:

a. Kreditur akan memprioritaskan pinjaman Anda

b. Anda memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usaha ke skala yang lebih besar;

c. Anda akan mendapat penghargaan jika usaha Anda menjadi besar dan teladan

d. Anda akan mempunyai relasi yang lebih luas.

Berikut ini adalah susunan dari suatu Proposal:

1. COVER

Halaman pertama yang memuat nama usaha/koperasi (di atas/ tengah halaman), tempat usaha, bulan dan tahun pembuatan proposal (biasanya di bawah).

2. HALAMAN KEDUA

Memuat profil singkat usaha dan identitas pemilik:

i. Nama, alamat dan telepon koperasi/perusahaan

ii. Nama pengurus, karyawan, dan manajer

iii. Lokasi usaha

iv. Jumlah anggota koperasi

3. RINGKASAN PROPOSAL

Isi proposal sebaiknya diringkas dalam bentuk ringkasan proposal yang memuat :

i. Profil singkat usaha dan identitas pemilik

ii. Total kredit yang diminta

iii. Paket kredit bagi setiap anggota (bagi koperasi)

iv. Jangka waktu pengembalian kredit

v. Grace period (tenggang waktu)

vi. Alternatif jaminan beserta nilai taksirannya dan kapan usaha akan dimulai.

vii. Klasifikasi dan kemandirian koperasi

viii. Kapan rencana usaha/proyek akan dijalankan

4. ISI PROPOSAL

a. Pendahuluan

Pendahuluan dapat berisi latar belakang pendirian usaha, alasan mengenai perlunya investasi dan modal kerja, dan iklim usaha secara umum dan rencana usaha ke depan.

b. Tujuan Penggunaan Dana Pembiayaan dan Jumlah Yang Diperlukan
Disini Anda perlu menuliskan tujuan penggunaan dana pembiayaan dan jumlah dana pembiayaan yang diperlukan.

Bagaimana Anda akan menggunakan dana tersebut secara spesifik dan jelas.

c. Sejarah dan Eksplanasi Mengenai Usaha Koperasi

i. Informatif

ii. Faktual

iii. Tanpa emosi

Menyangkut kapan usaha didirikan, lokasi awal usaha didirikan, teknologi dan peralatan yang digunakan awal pendirian usaha, perkembangan jumlah karyawan/pengurus, perkembangan jumlah produksi, permintaan dari mana saja, dan pemasaran ke mana saja


d. Informasi Pasar Mengenai Produk dan Jasa Spesifik

Menggunakan fakta yang ada, dalam bentuk angka- angka dan nama-nama, misalnya:
” Apa saja produk dan jasa yang ditawarkan (yang telah dan akan dihasilkan)

” Siapakah para pembeli produk dan saingannya

” Apakah ada perusahaan mempunyai spesialisasi pada satu atau dua macam produk, atau memang menawarkan berbagai macam produk untuk dipasarkan


” Apa yang dilakukan oleh pemilik usaha dalam menjaga atau meningkatkan bagiannya dalam pasar (market share)

” Permintaan-penawaran, identifikasi berbagai indikator umum yang ada kaitannya dengan permintaan dan penawaran produk seperti data kependudukan, pendapatan per kapita suatu wilayah, pemasaran produk dan data lainnya yang berhubungan dengan permintaan penawaran.

” Analisa persaingan, diuraikan posisi dan upaya pesaing dalam memasarkan produk sejenis, terutama perbandingan dalam mutu, harga, dan pelayanan.

” Saluran distribusi, terangkan metode saluran distribusi pemasaran serta jelaskan kelebihan saluran distribusi pemasaran yang digunakan.

” Rencana pemasaran, mengenai produk apa yang akan dipasarkan di lokal, antar kota, propinsi, dan eksport.

” Perkembangan harga di tingkat lokal rata-rata 2-3 tahun terakhir


e. Aspek Produksi

” Proses produksi dan teknologi

” Untuk usaha produksi, dijelaskan teknologi yang diterapkan, mesin dan peralatan serta spesifikasi harga, proses produksi secara singkat, bagan dan arus produksi.


” Untuk bidang perdagangan, ditulis proses pengadaan barang terjadinya transaksi hingga penyerahan barang.

” Kapasitas produksi, Untuk Jenis usaha produksi perlu dicantumkan kapasitas produksi dan rencana produksi per tahun.

” Lokasi Usaha, dengan membuat peta dalam bentuk gambaran tangan. Dijelaskan dimana lokasi usaha berada. Yang penting lokasi usaha tidak terkena larangan pemerintah

” Lahan dan bangunan, Jelaskan rincian lahan/tanah dengan ukuran baku (hektar/m) apakah lahan tersebut merupakan hak milik, sewa atau bentuk kepemilikan lainnya. Jelaskan apakah ada bangunan yang diperlukan untuk usaha.


” Bahan baku dan Bahan Pembantu, Mudah tidaknya pengadaan bahan baku dan bahan pembantu, termasuk sumber, ketersediaan pasokan, volume, mobilisasi bahan baku, sistem pembelian (tunai/kredit)

f. Aspek Sosial Ekonomi

” Terhadap Lapangan Kerja. Jelaskan apakah usaha tersebut mampu menyerap tenaga kerja, dan berapa jumlah tenaga kerja yang terserap oleh usaha.

” Keterkaitan Usaha. Jelaskan keterkaitan usaha dengan usaha besar, dengan usaha kecil menengah lain, dengan koperasi dan lainnya.

” Pendapatan. Penjelasan mengenai usaha Anda akan memberi peningkatan

g. Sejarah Keuangan Usaha/Koperasi

” Laporan keuangan usaha minimal selama 2 tahun terakhir berupa:

1. Neraca

2. Laporan laba/rugi

3. Jenis, jumlah, dan penggunaan kredit

4. Cashflow(arus kas) penerimaan dan pengeluaran dilengkapi faktor-faktor yang mempengaruhinya.

5. Administrasi dan laporan-laporan

6. Pembelian, produksi, dan penjualan/ekspor

7. Data-data menyangkut SDM, modal, dan material

” Laporan keuangan yang diserahkan sebaiknya lengkap dan tepat.

h. Proyeksi Keuangan

1. Bentuk proyeksi keuangan:

” Kapasitas usaha, pembelian, dan produksi

” Data penjualan dan ekspor

” Biaya proyek dan rencana pembiayaan

” Anggaran uang tunai (cash budget)

” Laporan pendapatan (laba/rugi) proforma

” Neraca pro forma untuk satu tahun fiskal mendatang

” Sumber dan penggunaan dana

2. Sifat Proyeksi Keuangan: Realistik

Didasarkan atas asumsi-asumsi yang wajar dan dapat memberikan deskripsi tentang kemungkinan profit atau loss.

i. Daftar Jaminan yang mungkin diberikan

” Wujud jaminan

” Berupa barang yang dibiayai serta jaminan lain bila dipandang perlu Misalnya: tanah dan bangunan/mesin, tanah kosong, persediaan barang, dll.

j. Penutup

Harapan dan ucapan terimakasih pada pihak bank

5. LAMPIRAN

Informasi tambahan lain yang mendukung dalam bentuk lampiran antara lain :

a. Fotokopi KTP, SIM

b. Rencana-rencana dalam blueprint

c. Gambar-gambar atau foto-foto

d. Fotocopy dokumen-dokumen resmi (legal documents) seperti: SIUP, TDP, NPWP, Akta Pendirian Usaha, Identitas Pengurus dan catatan-catatan penting

e. Data sensus dan data demografis.

Dalam pelaksanaannya, data-data di atas dapat ditambah/dikurangi disesuaikan dengan jenis usaha. Pada substansinya, proposal yang komprehesif dan menarik sangat diperlukan untuk meyakinkan pihak perbankan untuk memberikan kredit. (*)

Satu lagi yang perlu diingat, dalam pengajuan proposal atau berkas pinjaman / kredit ke Bank juga harus mempunyai kecermatan dan kesabaran, karena tips diatas tidak akan terwujud jika kita sembrono dan meremehkan hal-hal yang kecil, apalagi saat krisis ekonomi global sekarang ini, pihak Bank akan lebih berhati-hati dalam mengucurkan kredit/pinjaman kepada calon nasabahnya sehingga tidak terjadi kredit macet. <Posted by Asep Jalaludin>

<Sumber:http://jalaludinweb.wordpress.com,www.papua.go.id/ddpkoperasi, yusuf.blogdetik.com, id.answers.yahoo.com>

Semoga bermanfaat.

About these ads

Responses

  1. bagus saya mendukung dengan adanya yang kayak gini bermanfaat apalagi bagi para pemula-pemula yang ingin lebih meyakinkan dirinya untuk maju.

  2. btw punya gak bahan revensi buat sekripsi tentang sistem perkreditan

    • ada sih cuma sy bisa kasih abstraksinya aja, karena karya org lain. mau???

      • bang..mau dong contoh abtraksinya…makasih

  3. bagaimana cara membuat perusahan pembiayan dgn modal dari bank??? trims

    • sebenarnya klo mas fadlhi pernah mampir di toko buku besar ato mungkin pusat buku murah klo di jakarta kayak senen ato di bandung (palasari), pasti di buku-buku tentang berbau bisnis, finansial, keuangan ato ekonomi ada cara2 pembuatan bisnis plan finansial dari investasi sampe dengan perhitungan ratio2. tapi sebenarnya yang paling penting adalah cara meyakinkan ke pihak bank bahwa bisnis plan finansial yang kita buat benar2 valid dan untung dan itu tergantung dari kreativitas mas sendiri tentunya didukung data2/modal yang valid (red:kata org, adakalanya di kita msh perlu backing yg kuat), tp jangan lupa berdo’a mas. Smoga berhasil!!!

  4. waaaah…
    saya kira proposalnya berlembar2…
    thx infonya paak!
    sangat berguna untuk mahasiswi macam sayah.. hehe

  5. sy ga ngerti sama sekali ttg proposal bisakah bpk memberi sample yg sudah jadi?sy ingin mengembangkan usaha dibidang hasil bumi dan pengadaan sapi potong ?bisa dibantu?makasih

  6. tolong dipandu mendapat kerdit tmpa agunag&jaminag terimakasi

    • Mas marwin yg baik, sbetulnya di artikel sy sdh ada, tp untuk mendapat kredit tanpa agunan&jaminan, jikalau qta karyawan syaratnya cukup sederhana saja, dan biasanya Bank-bank tertentu sangat gencar skali menawarkannya apalagi qta sudah menjadi karyawan tetap/permanen d perusahaan/instansi yg bagus wah bisa-bisa kebanjiran penawaran. Tp jika qta pedagang/wiraswasta kadang2 surveynya agak sdikit kompleks, tp jangan berkecil hati, untuk lebih jelasnya setiap Bank/BPR punya syarat2 tertentu, sebelum qta memutuskan qta bandingkan dulu syarat2 tersebut dan survey dan tanyakan dulu ttg bunga cicilan dan jika terjadi keterlambatan. Itu saja sekedar tips sederhananya, moga bermanfaat.

  7. benarkah ada keredit tanpa ansurang?

    • Mas marwin yg baik, yang saya tahu sih Kredit Tanpa Agunan (KTA), biasanya pada karyawan/pegawai hanya mensyaratkan : fotocopy KTP/Kartu Keluarga, Fotocopy Slip 3 bulan Gaji/rekening tabungan atau lainnya. Kecuali qta Kredit terus klo hari atau minggu berikutnya punya rezeki kemudian langsung dilunasi maka qta kredit tanpa angsuran sedikitpun karena qta tidak kena bunga tapi kena biaya administrasi/provisi saja.

  8. terima kasih bapak kami sudah lama menggeluti jadi pegawai negeri tapi alhandulilah sudah lumanyan tapi ,akan kami tingkatkan untuk persiapan pensiun biar tidak sengsara, mungkin bapak ada peluang bisnis yang bisa dilaksanakan berbampingan dengan kegiatan pegawai negeri tanta menggannggu yang seknifikan terhadap tugas sebagai negeri, terima kasih atas perhatiaannya dan mohon bantuan dari kawan-kawan semuanya.

    • wah kerjasama z ma saya……

  9. contoh langsungnya ada nda mas?

  10. trimakasih untuk infonya
    minta contoh proposalnya boleh ga?

  11. Mas, saya sudah coba mengajukan kredit tanpa agunan (KTA) tapi saya tidak di setujui, kira2 masalahnya apa yaa? padahal saya sudah menjadi pegawai tetap dan semua survei sudah saya lewati. mas bisa bantu gak??

    • Kmungkinan pas anda disurvey baik secara offline(lapangan) maupun online(telp), mungkin ada hal-hal yg tidak sinkron (tidak sama seperti data yg diajukan ke Bank tersebut), coba sekali lagi anda bertanya ke bank tsb atau tim marketing yg menawarkan KTA kepada anda (apakah ada data2 yg tidak sinkron?), klo sudah tahu jawabannya coba anda bertanya apa bisa mengajukan kembali karena setahu saya jika anda sudah menjadi pegawai tetap di suatu institusi akan lebih mudah untuk mengambil KTA. Smoga bermanfaat.

  12. terimakasih atas infonya

  13. Terima kasih atas inform asinya tentang Pengajuan kredit ke Bank…. salam sukses ….!

  14. nice info trims…

  15. saya pemula baru dalam bernisnin, saya baru buka usaha warung sembako dirumah,agar usaha saya ini lbh maju bagaimana kiatnya tolong dong

  16. makasih buat informasinya….

  17. mas punten saya mo minta saran…. plis mohon dibantu yaaa…..
    sy belum memiliki badan usaha… sy bru ingin blajar usaha dan saya punya rencana ingin sekali membuka bisnis waralaba sebut saja indomaret… kisaran modal sebesar 800 jt

    1. saya memliki rumah di pinggr jalan lumayan besar dengan luas tanah 213m…. sangat cocok buat bisnis tersebut.

    2. tepat dibelakang rumah saya ada tanah milik orang lain seluas kurang lebih 400m yang posisinya terjepit kanan kiri depan belakang oleh rumah rumah tetangga… jd kemungkinan tanah itu harganya murah sekali jika saya beli dan saya dapat info bahwa tanah itu ingin di jual.

    3. kirasan harga tanah untuk rumah saya adalah 2 – 2.5 juta /m

    4. seandainya nya rumah saya digabung dengan tanah dibelakng rmh saya (613m) yang pasti nilai aprisial nya akan dasyat sekali. filing saya mengatakan kirasan 1.2 milyar bahkan lebih.

    pertanyaannya adalah
    a. badan usaha apa yang harus sy buat terlebih dahulu koperasi/CV

    b. bisa kah saya mendapatkan modal murni sebesar 800 jt dr bank (modal itu suda termasuk beli tanah dibelakng bikin rumah kecil buat tinggal dan membuat bangunan untuk bisniis tersebut dll)

    c. filing sy mengatakan bisaaa.. jd pleaseeee… jgn patahin semangat sy yaaaaa hehe

    d. apakah saya harus keluar modal dulu untuk beli tanah dan nyatuin sertifikat, harapan sy klo bisa ga usah kaleee…bisa ga y….

    d. jadi please minta saran doonggg… apa yang saya harus lakukan terlebih dahulu.

    pleasee pleasee…. MUAkasih sebelumnya

    • Mas Faizal yg baik dan senantiasa bersemangat,
      Jika mas memang mempunyai tanah seluas 213 m2 untuk syarat pendirian waralaba indomaret lebih dari cukup, jika tidak salah ketentuannya adalah 120-150 m2, dan jika surat tanah mas tsb diajukan sbg modal pinjaman k bank kayaknya lebih dari cukup, misal luas tanah 213 m2 x Rp. 2,3 jt = Rp. 489.900.000,- (jikalau bank setuju dgn peminjaman 80% saja dari harga tsb atau sekitar Rp. 391.920.000,- ) dan kalau sy tidak salah ketentuan biaya franchise dan investasinya sebesar = Rp. 36.000.000 + Rp. 350.000.000 = Rp. 386.000.000,- . Saya kira masih cukup untuk memulai usaha dengan tanah yg ada yg dimiliki oleh mas faizal sekarang. Bagaimana kalau kita keukeuh ingin modal murni sebesar 800 jt, biasanya bank meminta referensi/jaminan/hal lainnya sehingga pinjaman bisa digelontorkan sebesar itu. Tetapi jangan patah semangat kalau mas dalam tempo 1 s.d 2 tahunan saja membayar angsuran/cicilan senantiasa baik, biasanya dari pihak bank akan menawarkan top-up pinjaman sehingga hal tersebut bisa digunakan untuk membeli tanah yg tadi mas inginkan. Untuk badan usaha tergantung mas dan keluarga, bisa koperasi atau CV masing-masing punya benefit dan resikonya. Nah ini juga, saya sarankan sebaiknya hal utama jika memang mas sudah punya konsep dan tujuan yg jelas untuk menjalankan suatu usaha/bisnis ini lebih baik dahulukan dalam pengurusan badan usahanya sehingga jika kita ada kekurangan dalam permodalan biasanya kalau sudah jelas badan usahanya lebih mudah untuk memperoleh pinjaman.
      Akhir dari uraian diatas, jangankan mas ingin beli tanah yg 400m2 lagi, hal lainnya pun bisa mas raih dan capai sesuai cita2 dan keinginan mas, tentunya semuanya itu bisa terwujud yaitu dengan kesabaran, proses/ikhtiar dan do’a dari mas sendiri dan keluarga. Smoga saran saya bermanfaat, mohan maaf jika ada kekurangan.

  18. Terima kasih infonya mas.. sangat bermanfaat sekali.. saya jadi faham betul bagaimana semestinya langkah-langkah yang harus saya lakukan ketika ingin mengajukan proposal kredit pinjam ke Bank ..
    Sekali lagi terima kasih dan salam kenal ..

  19. wuaduhh pa asep …nuhun pisan atas balasannya….bikin sy tambah semangaaatt
    tp jigana teh maseh penasarannnn uy…..
    seandainya kita bisa bertemu…. pengen berguru abiesss…..

    …salam sukses luar biasa… sucses is my right (kata andrie wongso)

  20. saya karayawan,gaji 1,6jt,ktp DKI,KK,NPWP,bpkb motor 2007 akhir,kartu jamsostek,mau mengajukan pinjaman bank 10 jt,kira2 di acc gak ya,mohon informasinya terima kasih…..

    • Biasanya pinjaman itu angsurannya akan memakan 35% dari penghasilan kita, jika 1,6 jt/bulan x 35% = Rp. 560.000,-, klo menurut saya sih data mas diatas bisa untuk meminjam dibawah atau sama dengan (<=10jt). Dan saran saya ambil jangka waktu cicilan perbulannya yg paling maksimum dan bunga perbulannya yg paling rendah supaya cicilannya tidak terlalu berat utk biaya hidup mas. Saat ini masih ada sih beberapa bank yg menawarkan bunga kecil dari 1,2& s.d. 1,4% flat perbulannya (baik itu untuk KTA saja ataupun usaha mikro). Semoga bermanfaat.

  21. info yang sangat membantu saya,gan..!!
    sangat bermanfaat

    • Makasih Bang infonya.,ditunggu info terbaru ke email Saya..klo ada seputar bisnis..he.he

  22. selamat malam mas,,saya pengusaha rental mobil avanza 2 unit dan toyota rush 1 unit,rencana saya mau mengajukan kredit ke bank..saya minta tolong masukan dari mas bagai mana caranya agar kreditur mau memberkan fasilitas pembiayaan utk saya..

  23. masyarakat kita butuh untuk tahu akses ke bank.
    ini salah satu yg menurut hemat saya, memiliki kekuatan, informatif dan ibadah yg tentunya allah akan memberikan kemudaha untuk yg berusaha dan
    menbuat ……
    terus berkarya dan menuai pahala
    untuk mas jalaludin
    salam kenal.

  24. Bgs sekli y cr na sampe ke detail nya.. :)

  25. kak saya masih kuliah,, tapi saya berniat untuk membuka usaha,, nah klo saya mengajukan proposal tanpa anggunan apa-apa bisa ga ya kira”?

  26. Nice Job :)

  27. PAK…SY MAU TY KALAU SY MAU USAHA WARNET DG ISI 15 KOMPUTER 1 OPERASIONAL TERUS LISTRIKNYA.KMI PY SERTIFIKAT RUMAH BESERTA TANAH KIRA2 : 243 M2 .DISINI NILAI JUAL 1 JT PER-M2 .SEANDAINYA KAMI MINTA DANA 100 JT BUAT USAHA WARNET DAN TREVEL.GIMANA SOLUSINYA.TRIM’S

  28. MOHON SOLUSINYA KAMI INGIN USAHA

  29. yups thats greed news
    thanks before

  30. mas gimana cara biar bank percaya dan yakin.

    • Supaya Bank yakin: pengajuan sesuai dengan syarat/kaidah aturan bank pemberi kredit/pinjaman, tidak mengalami angsuran kredit/pinjaman macet di bank tsb/bank lain, berdo’a bersungguh2 bahwa pengajuan ini mungkin menjadi saalah satu jalan keluar dari keterbatasan dana. Smoga bermanfaat.

  31. Selamat siang bang.,
    Saya dan isteri rencana mau pinjam ke Bank dgn Agunan SHM a/n mertua dgn jangka waktu 5 thn, nilai Rumah & tanahnya sekitar 40 jt an.kira” berapa dapatnya ya..?
    sebaiknya kalau mengajukan ke Bank a/n mertua atau Saya ya..? masalahnya umur mertua Saya sudah 70 thun.saya baca di persyaratan Bank maksimal umur pemohon 55 thn ketika kredit itu lunas.
    Saya masih bingung nih.,apa ktp dan kk harus sesuai dgn alamat SHM ny.?

    • Mas Bram, biasanya bank (atau bag. marketing loan bank) akan memberikan arahan bahwa nilai yang bisa diajukan adalah kurang lebih 80% dari nilai agunan tsb. Untuk masalah KTP dan KK tidak diharuskan sama dengan yang akan diagunkan, yg penting pada waktu ada survey dari bank tsb alamat yg diagunkan dan alamat KTP mas jelas dan mudah dicari oleh bag. surveyor bank tsb. Smoaga bermanfaat.

  32. makasih Bang infonya.,Saya tunggu info terbaru di email Saya.:)

  33. saya akan mengajukan kredit konruksi tapi saya bingung langkah-langkah apa yg saya harus tempuh bantu dong sob Wassalam

  34. bang saya mau nanya ni, saya mau pinjaman modal kerja dari bank, apakah bisa kalau pemula dan apakah rekening koran 3 – 6 bln terakhir jadi penentu cairannya, mhon jawabannya bang

    • Dear Bang bair,
      Biasanya sih yang pernah saya alami tergantung dari marketing dari bank/finance/koperasi/lembaga keuangan tersebut. Klo bank/finance/koperasi/lembaga keuangan yang masih mencari nasabah baru tidak terlalu diprioritaskan tetapi biasanya kita biasa menunjukan bukti fisik resmi penghasilan dari kerja/usaha kita. Smoga membantu


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: